Jalur Pendakian Gunung Guntur Ditutup? Ini Jawabannya

JELAJAHGUNUNG.COM, Gunung Guntur Garut memiliki 2 jalur pendakian; yaitu via Citiis dan Cikahuripan. Terkait beredarnya informasi bahwa Gunung Guntur merupakan kawasan Cagar Alam, muncul banyak pertanyaan. “Apakah jalur pendakian gunung Guntur ditutup?”

Sampai postingan ini diterbitkan pada Jumat (28/6/2019), jalur pendakian gunung Guntur tidak ditutup.

Belum ditemukan keterangan resmi dari pihak basecamp, baik dari Citiis maupun Cikahuripan.

Jalur-pendakian-gunung-Guntur-via-Citiis
Gerbang masuk objek wisata Citiis

Memang belakangan ini ada polemik di kalangan pendaki mengenai status gunung Guntur. Sebetulnya yang menjadi polemik bukan status Gunung Guntur Cagar Alam atau TWA. Tetapi mengenai batas antara CA dan TWA di Gunung Guntur.

Kontroversi batas wilayah dan jalur pendakian

Sebagian pihak menyebutkan, jalur Cikahuripan merupakan kawasan Cagar Alam. Sebagian lagi, sebagian jalur Citiis pun sama (CA).

Jalur-pendakian-gunung-Guntur-via-Citiis
Pos 2 Guntur via Citiis bertuliskan TWA

Namun ada juga yang mengatakan, jalur Citiis sampai Pos 3 itu masuk kawasan Taman Wisata Alam (TWA).

Itu yang membuat para pendaki bingung.

Yang benar yang mana? Entahlah, hanya BKSDA dan Tuhan yang tahu. Yang penting kita mau mendaki atau tidak, JANGAN berbuat kerusakan di muka bumi. CA atau TWA harus sama-sama kita jaga.

Jadi gimana nih, mendaki gunung Guntur boleh atau tidak?

Boleh dengan catatan:

Kalau masuk ke TWA, tidak perlu ada simaksi (surat izin masuk kawasan konservasi), cukup bayar tiket masuk.

Namun jika mendaki ke kawasan yang ditetapkan sebagai Cagar Alam, kamu harus punya SIMAKSI dari BKSDA. Beres..

Kalau Guntur sudah dinyatakan Cagar Alam, sementara jalur pendakian masih dibuka, sobat pendaki yang harus bijaksana.

Misalnya dengan cara bertanya ke petugas basecamp atau volunteer. Mana kawasan CA, mana kawasan TWA. Sehingga kamu bisa membatasi diri.

Status Gunung Guntur, Cagar Alam atau TWA?

Jalur-pendakian-gunung-Guntur-via-Citiis

Mengutip berita dari Tribun Jabar, status gunung Guntur Cagar Alam atau TWA masih belum jelas.

Kepala BKSDA Wilayah III Ciamis yang menaungi Seksi Konservasi Wilayah V Garut, Himawan Sasongko mengatakan, pihaknya masih menyerap aspirasi terkait status kawasan Guntur dan Papandayan yang sempat menjadi polemik.

Menurutnya saat ini pemerintah sedang mencari solusi terbaik agar kebijakan yang diambil bisa diterima semua kalangan.

“Dialog ini tak cukup sekali. Perlu ada pemahaman bersama agar nanti bisa mengambil langkah tepat,” katan Himawan, dikutip Jelajahgunung.com dari Tribun Jabar (19/6/2019).

Diperoleh informasi dari website BBKSDA Jabar, batas wilayah TWA dan CA Guntur adalah sebagai berikut.

jalur pendakian gunung guntur ditutup

Penutupan jalur pendakian gunung Guntur

Penutupan jalur pendakian memang tidak semudah yang dibayangkan karena bakal banyak dampak sosial. Terutama bagi warga setempat yang ‘menggantungkan hidup’ dari kegiatan wisata.

Harus ada solusi atau jalan tengah yang maslahat bagi semua kalangan. Kawasan Cagar Alam bisa dilestarikan, masyarakat terselamatkan, hobi pendaki tersalurkan. Itu kan yang kita harapkan?

Nah, seperti diberitakan Tribun Jabar, BKSDA sedang bekerja untuk hal itu. Mari kita do’akan supaya semua pihak diberikan petunjuk oleh Allah SWT untuk mengambil langkah berfaedah.

Demikian, semoga tulisan ini bermanfaat. Kalau mau diskusi silakan tulis gagasan, usulan atau saran. Namun gunakan kalimat yang sopan, saling menghargai satu sama lain.

Terima kasih, salam lestari!

BERIKAN ULASAN, UPDATE ATAU KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here