12 Persiapan Mendaki Gunung, Pendaki Pemula Wajib Tahu!

JELAJAHGUNUNG.COM, Mendaki gunung termasuk olahraga yang cukup berat dan berisiko. Oleh sebab itu, pendaki harus melakukan beberapa persiapan sebelum mendaki untuk meminimalisir risiko buruk.

Risiko mendaki gunung misalnya tergelincir, kelelahan, tersesat, kena hujan, hypotermia. Lebih parah bisa berujung pada kematian.

Persiapan mendaki gunung jangan pernah dianggap sepele. Perencanaan dan persiapan yang matang merupakan bagian dari manajemen perjalanan.

Anak-anak PA (Pecinta Alam) biasanya mempelajari materi manajemen perjalanan ketika mereka menjadi siswa Diklatsar (atau sebutan lain).

Persiapan mendaki gunung
Inframe Aisyah loc. TWA Papandayan

Persiapan naik gunung tentunya beda dengan persiapan naik haji atau naik pelaminan. Apa saja yang harus dilakukan sebelum mendaki gunung?

Persiapan mendaki gunung

Persiapan mendaki gunung meliputi persiapan fisik, mental dan logistik (perlengkapan dan perbekalan).

A. Persiapan fisik

  1. Latihan fisik seperti lari-lari kecil seminggu sebelum mendaki supaya tubuh sehat, kondisi prima dan napas tidak terengah-engah.
  2. Tambah porsi jalan kaki, kurangi memakai kendaraan.
  3. Kurangi begadang, tidurlah yang cukup. Tapi jangan berlebihan.
  4. Atur pola makan sehat, kurangi merokok dan hindari minuman keras.
  5. Kalau memungkinkan, berenang.

B. Persiapan mental dan pengetahuan dasar

  1. Berpikir positif. Bahwa mendaki merupakan kegiatan luar ruang yang aman. Namun bukan berarti tanpa risiko.
  2. Rajin membaca dan bertanya seputar dasar-dasar survival, jalur pendakian yang akan dilalui, etika pendakian. Ini penting guna mengurangi risiko kecelakaan saat mendaki gunung.
  3. Berdo’a dan meminta izin dari orang tua/ keluarga.

C. Persiapan alat dan logistik

  1. Siapkan peralatan dan perlengkapan mendaki gunung yang sesuai standar. Kualitas dan kuantitas bisa disesuaikan dengan kemampuan daya beli dan karakteristik gunung yang akan didaki. Solusi sementara jika belum mampu beli, silakan cari sewaan.
  2. Hindari membawa barang-barang yang tidak perlu agar tidak menambah beban hidup.
  3. Bawalah logistik/ makanan dan air minum yang cukup, bergizi dan halalan toyibah. Umumnya pendaki lebih suka membawa mie instan karena mudah dimasak. Tapi mie instan kurang baik bagi tubuh yang memerlukan banyak energi. Sekadar untuk penambah, boleh lah.
  4. Bawa uang seperlunya. Tambahkan sedikit cadangan dari estimasi biaya yang sudah direncanakan untuk mengantisipasi jika ada pengeluaran lebih di luar perencanaan.

Halaman selanjutnya >>

BERIKAN ULASAN, UPDATE ATAU KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here